<source id="3oodw" ><sup id="3oodw" ></sup></source>

      1. <s id="3oodw" ><th id="3oodw" ><small id="3oodw" ></small></th></s>
        <i id="3oodw" ><optgroup id="3oodw" ></optgroup></i>

            <input id="3oodw" ><bdo id="3oodw" ><cite id="3oodw" ></cite></bdo></input>
            <delect id="3oodw" ><ruby id="3oodw" ></ruby></delect>

            <em id="3oodw" ><progress id="3oodw" ></progress></em><input id="3oodw" ></input>
            <strike id="3oodw" ></strike>

            Dua Pimpinan Dipolisikan, KPK Teruskan Penyidikan Baru Kasus e-KTP

            Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan kasus korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP) jalan terus, meski dua pimpinannya dilaporkan ke Polisi. 

            Alih-alih kendur, lembaga antirasuah itu terus memanggil saksi-saksi untuk diminta keterangan terkait penyidikan baru pada kasus yang merugikan negara hingga triliunan rupiah tersebut.

            Hal itu seperti disampaikan Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Febri menuturkan, hari ini penyidik memeriksa tersangka dan sejumlah saksi kasus korupsi e-KTP.

            "Beberapa saksi diperiksa untuk penyidikan baru di kasus E-KTP," kata Febri melalui keterangan tertulis, Kamis (9/11/2017).

            Febri tak membeberkan siapa saja nama saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan terkait penyidikan baru kasus e-KTP. Yang pasti, kata Febri, penanganan kasus yang menjerat sejumlah politikus Tanah Air itu akan terus dilakukan.

            "Karena ini adalah amanat UU dan publik yang sangat dirugikan akibat sebuah kasus korupsi," kata Febri.