<source id="3oodw" ><sup id="3oodw" ></sup></source>

      1. <s id="3oodw" ><th id="3oodw" ><small id="3oodw" ></small></th></s>
        <i id="3oodw" ><optgroup id="3oodw" ></optgroup></i>

            <input id="3oodw" ><bdo id="3oodw" ><cite id="3oodw" ></cite></bdo></input>
            <delect id="3oodw" ><ruby id="3oodw" ></ruby></delect>

            <em id="3oodw" ><progress id="3oodw" ></progress></em><input id="3oodw" ></input>
            <strike id="3oodw" ></strike>

            Formappi Desak Jokowi Rombak Kabinet Berdasarkan Kinerja

            https://youtu.be/ayvYjcC9bmo

            Koordinator ,  mendesak  jika mau melakukan perombakan kabinet harus didasarkan kepada kinerja.

            "Perlu diingat kegaduhan yang dibuat Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli dan Menteri ESDM, Sudirman Said bersifat positif. Mereka membuka kebobrokan yang terjadi di pemerintahan dan publik sangat membutuhkan itu," kata Koordinator Formappi, Sebastian Salang di Jakarta, Jumat (20/5/2016).

            Sebastian mengatakan, Presiden Joko Widodo sangat membutuhkan figur menteri yang memiliki gaya komunikasi blak-blakan seperti Rizal Ramli.

            Menurut Sebastian, gaya blak-blakan itu akan bisa membuka ke publik tentang berbagai hal yang merugikan rakyat banyak, apalagi jika itu dilakukan oleh orang-orang di dalam pemerintahan sendiri.

            "Saya menilai gaya komunikasi Rizal Ramli sangat dibutuhkan oleh Presiden Jokowi Widodo dan publik diuntungkan," katanya.

            Sebastian tak sependapat dengan Sekretaris Fraksi Hanura DPR RI, Dadang Rusdiana, yang meminta Presiden Jokowi  mencopot Rizal Ramli atau Sudirman Said karena dinilai kerap membuat gaduh.

            Rizal Ramli, kata Sebastian, sudah hadir sebagai menteri dengan terobosan-terobosan kebijakan yang baik untuk publik. Kalaupun Presiden Jokowi ingin mereshuffle kabinet, yang harus menjadi pertimbangan utama adalah kinerja itu sendiri. Jangan mereshuffle menteri yang sudah membuktikan kinerjanya kepada publik,⿝ ujarnya.

            Hal yang sama disampaikan Direktur Eksekutif Lingkar Madami (LIMA), Ray Rangkuti mengatakan, Presiden Jokowi harus mencari figur menteri yang bekerja sesuai arahan Nawacita dan sangat terbuka atau transparan.

            Saat ini, tambahnya, ada tiga peta wajah Kabinet Kerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla.

            Pertama, anggota kabinet yang bekerja sesuai arahan Nawacita seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.

            Kedua, anggota kabinet yang bekerja tidak berdasarkan arahan Nawacita. Mereka selalu berjalan sendiri dengan agenda masing-masing.

            Ketiga, para menteri yang berada di tengah. Mereka bekerja sesuai arahan Presiden Jokowi, tetapi lupa melihat fenomena kekinian.

            Dari ketiga wajah kabinet saat ini, Ray Rangkuti mengatakan, Rizal Ramli berada pada posisi pertama, karena bekerja sesuai arahan Nawacita. (Antara}